Home / BANYUASIN

Senin, 9 September 2024 - 16:22 WIB

Proyek Jembatan Rantau Bayur Tak Kunjung Rampung, Paslon Selfi Janjikan Penyelesaian dalam Dua Tahun

Banyuasin, Expost.id
Proyek pembangunan Jembatan Rantau Bayur di Kabupaten Banyuasin hingga kini belum selesai meskipun sudah melewati tiga periode kepemimpinan bupati.

Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin, Slamet Somosentono dan Alfi N Rustam, berjanji akan menyelesaikan proyek ini dalam waktu dua tahun jika mereka terpilih dalam Pilkada 2025 mendatang.

“Insya Allah, selesai dua tahun Jembatan Rantau Bayur,” ujar Alfi saat bertemu masyarakat Rantau Bayur baru-baru ini. Alfi, yang didampingi oleh Fauzi selaku anggota tim suksesnya, menekankan bahwa penyelesaian jembatan akan menjadi prioritas utama mereka.

Jembatan ini diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp 100 miliar,Upaya kelanjutan pembangunan jembatan sebelumnya sempat dilakukan, namun terhambat oleh masalah pembebasan lahan serta kesalahan teknis pada desain.

“Panjang bentang jembatan saat ini 105 meter, padahal seharusnya 50-50 meter. Ini yang membuat para bupati sebelumnya kesulitan,” jelas Alfi lebih lanjut.

Dengan janji tersebut, Alfi berharap masyarakat Banyuasin dapat memilih pasangan Selfi dalam Pilkada 2025-2030. “Jika ingin jembatan selesai, pilihlah kami,” tegasnya.
Redaksi

Baca Juga :  Banyuasin Mantapkan Langkah Menuju Kabupaten Bebas Rabies 2028

Share :

Baca Juga

BANYUASIN

Ketua DPRD Banyuasin Dukung Pemberdayaan Perempuan Lewat Panen Perdana Ikan Patin KWT Sido Maju

ARUS MUDIK MENJELANG LEBARAN

Polres Banyuasin Gelar Latpra Ops Ketupat Musi 2025, Pastikan Keamanan Arus Mudik Lebaran

BANYUASIN

Wakil Ketua DPRD Banyuasin Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah dalam Peringatan Maulid Nabi

BANYUASIN

Kejari Banyuasin Selamatkan Kerugian Negara Rp 342 Juta dalam Kasus Korupsi Korpri

BANYUASIN

DPRD Banyuasin Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI, Teguhkan Semangat Kebangsaan

BANYUASIN

Kapolres Banyuasin Resmikan Rumah Tahfiz Qurratuzzahra, Bentuk Generasi Berakhlak Mulia

BANYUASIN

Tim Hukum Askolani-Neta Laporkan Rumah Rakyat Banyuasin, Aktivis Nilai Sebagai Bentuk Ketakutan Menjelang Pilkada

BANYUASIN

Pertanyaan Besar untuk Negara Hukum: Aparat Bersenjata di Tengah Konflik Korporasi