Banyuasin,Expost.id– Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin melaksanakan Reses I Masa Persidangan II Tahun 2026 yang berlangsung pada 9 hingga 14 Februari 2026.
Kegiatan ini dimanfaatkan para wakil rakyat untuk turun langsung ke masyarakat guna menyerap berbagai aspirasi di daerah pemilihan masing-masing.
Khusus di Daerah Pemilihan (Dapil) 5 yang meliputi Kecamatan Banyuasin I, Rambutan, dan Air Kumbang, sejumlah anggota dewan menggelar reses secara terpisah sesuai wilayah tugasnya.
Mereka adalah H. Ledy Risdianto, Miaclarasyana Caessaria Rustandi, Edy Cahyono, Iis Hariyanto, Suryani, Ahmad Zarkasih, dan Redho Munir.
Dalam pelaksanaan reses tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai mendesak, mulai dari pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan serta jembatan, penyediaan air bersih, hingga peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan.
Selain itu, persoalan batas desa dan dukungan terhadap sektor pertanian juga menjadi perhatian utama warga.
Salah satu anggota DPRD menyampaikan bahwa reses merupakan kewajiban sekaligus tanggung jawab moral untuk mendengar langsung suara masyarakat.
“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan setiap aspirasi benar-benar terserap dan diperjuangkan dalam kebijakan pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang dihimpun akan dibawa ke forum resmi DPRD dan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin agar dapat ditindaklanjuti melalui program pembangunan.
“Kami akan mengawal usulan masyarakat ini agar masuk dalam skala prioritas pembangunan, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan dasar warga,” tambahnya.
Sementara itu,
terkait dana pokok pikiran (pokir) anggota dewan, diarahkan sesuai instruksi untuk fokus pada perbaikan sarana pendidikan dan fasilitas kesehatan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menjawab kebutuhan mendasar masyarakat di wilayah Dapil 5.
Melalui kegiatan reses ini, DPRD Banyuasin menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat hubungan dengan masyarakat serta memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.
Editor:(ARD)










