PALI,Expost.id – Aliran Sungai Lematang meluap membuat ratusan rumah warga di 10 Desa wilayah Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Sumatera Selatan terendam.
Banjir yang merendam ratusan rumah di 10 Desa tersebut terdiri dari, Tanah Abang Selatan, Tanah Abang Utara, Curup, Sukaraja, Sedupi, Modong, Pandan, Muara Sungai, Bumi Ayu, dan Tanjung Dalam.
Akibat dari aliran Sungai Lematang yang meluas, sehingga membuat aktivitas warga terganggu.

Kapolsek Tanah Abang AKP Zaldi menghimbau, agar masyarakat tetap waspada terhadap bencana banjir, meskipun hal ini merupakan hal yang biasa terjadi setiap tahunya.
Menurut dia, banjir di wilayah ini memang selalu terjadi setiap tahunnya.
“Jadi, kita imbau agar warga disekitar tepian Sungai Lematang untuk selalu waspada, karena hal-hal yang tidak kita inginkan bisa saja terjadi sewaktu-waktu,” ungkap Zaldi, Jumat (03/03/2023).
Dikatakan Kapolsek Tanah Abang Monitoring, pengecekan volume air aliran sungai lematang yang memasuki halaman, pekarangan warga Desa Curup Kecamatan Tanah Abang.
Memantau dan Pengecekan ke rumah salah satu Warga Desa Curup Kecamatan Tanah Abang yang terdampak Banjir.
“Terdapat dua (2) Posko Kesehatan dan persediaan obat-obatan antisipasi banjir di Desa Curup Polindes Desa Curup,
Pustu Desa Curup,’ kata Kapolsek AKP. Zaldi
Karena selama banjir melanda 10 Desa terdapat 2 (dua) orang warga Desa Curup yang sudah mengalami sakit gatal – gatal dan sudah dilakukan tindakan medis berupa diberikan obat-obatan
Sedangkan beberapa warga Desa mengeluhkan, selama banjir terjadi belum ada posko pengungsian dan posko untuk penayangan medis dari Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir. (SM)










