Home / Potret

Rabu, 7 September 2022 - 17:30 WIB

Ratusan Warga Demo Akses Jalan Tambang PT.BA

Muara Enim, Ekpost.id-Ratusan warga Desa Lingga Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan memenuhi jalan di area tambang Banko Barat, warga Desa Lingga ini berdemosntrasi karena mengganggap beberapa Perusahaan Subkontraktor PTBA tidak memprioritaskan warga Desa Lingga untuk dapat bekerja disana, Senin (06/09/2022).

Berbekal sepanduk serta pengeras suara, ratusan warga Desa Lingga Kecamatan Lawang Kidul berdemonstrasi di akses jalan masuk area tambang bangko barat.
Masa yang didominasi kaum muda ini meminta pihak PT Bukit Asam dan subkontraktor perusahaan yang melaksanakan aktifitas di Bangko Barat, untuk memprioritaskan warga desa lingga dalam rekrutmen tenaga kerja serta meminta penyaluran CSR yang sama terhadap daerah mereka.

Dalam unjuk rasa besar-besaran ini ratusan masyarakat menyuarakan aspirasinya dengan membentangkan beberapa spanduk sebagai bentuk kekecewaan mereka dan melakukan orasi secara bergantian dengan pengawasan dari pihak kepolisian. meskipun sedang berjalan aksi, akses masuk ke lokasi tambang tetap lancar.

Koordinator aksi amat Nangwi mengatakan, beberapa tuntutan diantaranya surat perjanjian yang sudah lama yang ditandatangan perusahaan tahun sejak 1999 hingga kini belum direalisasikan untuk diperbaharui, selain itu prioritas tenaga kerja sebanyak 50% termasuk dana CSR perusahaan dialokasikan 2,5% untuk masyarakat Desa Lingga menjadi penekanan tuntutan warga.

Setelah melalukan aksi kurang lebih sekitar 2 jam perwakilan massa aksi bisa melakukan mediasi bersama PT Bukit Asam di Aula pertemuan Desa Lingga, mediasi sendiri dipimpin langsung oleh kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto dan dihadiri general manager pertambangan PTBA Venpri Sagara dan 20 orang perwakilan massa aksi.

“Dalam mediasi ini, masyarakat berharap PTBA bisa merealisasikan tuntutan warga, karena memang merupakan hak masyarakat Desa Lingga yang merupakan ring satu areal pertambangan Bangko Barat,” kata Amat Nangwi.

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Lapas Sekayu Bekerja Sama dengan Puskesmas Balai Agung

Nangwi melanjutkan bahwa seminggu setelah mediasi dilakukan, warga akan kembali menagih janji sejauh mana realisasinya, dan apabila tidak terealisasi masyarakat siap kembali turun kejalan dengan menutup area pertambangan Bangko barat sampai keinginan masyarakat dipenuhi oleh pihak manajemen.

Sementara GM PTBA mengatakan, terkait aksi usai mediasi akan di bentuk tim khusus yang terdiri dari camat dan perangkat desa untuk memenuhi apa yang jadi tuntutan warga, selain itu pihaknya menilai memang kurangnya komunikasi yang menyebabkan hal ini bisa terjadi. (SM)

Share :

Baca Juga

Potret

Sinergitas Polres Pali Bersama Insan Pers.

Potret

Prihatin Terhadap Warga Korban Kebakaran Poksek Keluang Beri Bantuan

Potret

Lapas Sekayu Terima Patroli Sambang Polres Muba, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

Potret

Mencegah Penyalah Gunaan Senpi, Warga Serahkan Senpi Ke Polsek Tungkal Dan Bayung

Potret

Kapolres Tinjau Banjir Desa Tanjung Raman Kecamatan Ujan Mas

Potret

Kapolsek Keluang Santuni Keluarga Korban Penganiayaan

Potret

Terciptanya Harkantibmas kapolsek Bayung Lincir Beri Penghargaan Kepada Personil. PNS Dan PHL.

Potret

Polres PALI Hadiri Penyaluran Bantuan Sembako Terdampak Banjir