Home / Pemerintah

Kamis, 11 Januari 2024 - 22:54 WIB

Pj. Ketua TP PKK Banyuasin Dorong Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Melalui Kunjungan ke Posyandu Az-Zahroh

Banyuasin,Expost.id
– Pj. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Banyuasin Hj. Merry Hani mengunjungi Posyandu Az-Zahroh di Desa Rimba Balai, Kecamatan Banyuasin lll, Kamis (11/01/24) Kunjungan ini bertujuan untuk memantau penanganan dan pencegahan stunting, serta mendorong terciptanya desa ramah perempuan dan peduli anak.
Dalam kunjungannya, Pj. Ketua TP PKK berdialog dengan para orang tua yang membawa anak-anaknya ke posyandu. Ia juga menjelaskan permasalahan yang selama ini ditemui di lapangan dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Banyuasin.
“Kami ingin menyampaikan bahwa peran kader PKK dan posyandu sangat penting dalam pencegahan stunting. Anak-anak kita yang masih balita membutuhkan asupan gizi yang cukup untuk pertumbuhan sel otak dan tumbuh kembangnya. Jika terjadi kekurangan gizi saat masa emas, maka akan berdampak buruk bagi masa depan anak,” kata Pj. Ketua TP PKK.
Ia menambahkan, kunjungan ke posyandu ini juga sebagai bentuk silaturahmi dan pengingat kepada masyarakat, kader, dan orang tua balita tentang pentingnya pemantauan pertumbuhan balita dan perilaku gizi seimbang.
“Kami berharap dengan kunjungan ini, kesadaran orang tua balita tentang pentingnya pemantauan pertumbuhan balita dan perilaku gizi seimbang dapat meningkat. Kami juga berharap agar masyarakat dapat mendukung program-program yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam menangani masalah stunting,” ujarnya.
Pj. Ketua TP PKK juga menegaskan bahwa stunting merupakan salah satu permasalahan gizi yang saat ini menjadi isu nasional. Ia mengatakan, berdasarkan hasil survei status gizi Indonesia tahun 2022, Kabupaten Banyuasin memiliki prevalensi stunting sebesar 24,8 persen¹.
“Angka ini masih di atas rata-rata nasional, yaitu 21,9 persen². Oleh karena itu, kami meminta semua pihak untuk bahu membahu supaya angka stunting turun dan Kabupaten Banyuasin menjadi kabupaten dengan 0 stunting. Dampak stunting sangat luas, mulai dari dimensi ekonomi, kecerdasan, hingga dimensi bangsa. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa, sehingga kesehatan dan gizi mereka harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Pada kesempatan ini, Pj. Ketua TP PKK beserta rombongan juga menyerahkan bantuan dari bapak asuh anak stunting berupa telur dengan sasaran 4 orang balita, bantuan makanan ringan untuk ibu hamil berupa susu dan biskuit, serta bantuan uang yang akan dibelanjakan dan dimasak menjadi makanan tambahan yang akan dikelola kader Dasyad (Dapur Sehat Atasi Stunting).
Turut hadir mendampingi Pj. Ketua TP PKK dalam kunjungan kerja ini adalah Ketua TP PKK Kecamatan Banyuasin lll, Kepala Puskesmas Desa Rimba Balai, Kepala Desa Rimba Balai, Ketua TP PKK Desa Rimba Balai, Para Pengurus PKK Kecamatan Banyuasin, dan Para Kader Posyandu Desa Rimba Balai.(Arie id)

Baca Juga :  Penyampaian hasil EPSS

 

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Santuni 54 Anak Yatim, Pj. Bupati Banyuasin: Ini Bentuk Rasa Syukur Saya

BANYUASIN

Peresmian Jalan dan Masjid di Pulau Harapan, Bukti Komitmen Pembangunan Banyuasin

Pemerintah

Lapas IIA Banyuasin Bagikan Pengalaman Bangun Zona Integritas ke Lapas IIA Bengkulu

BANYUASIN

Rapat Paripurna VI DPRD Banyuasin Bahas Regulasi Strategis untuk Percepatan Pembangunan Daerah

BANYUASIN

DPRD Banyuasin Umumkan Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih 2025-2030

Pemerintah

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Kunjungi TK Adhyaksa VII Banyuasin

Pemerintah

Lantik 780 Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian kerja (PPPK) Ini Pesan Fauzan Khoiri Pj Bupati Empat Lawang

Pemerintah

Kapolres Muara Enim Hadiri, Kenal Pamit PJ. Bupati Muara Enim